Jangan Matikan Laptop Anda!

Jangan Matikan Laptop Anda!

Sering pakai laptop? Apakah Anda akan mematikan (shutdown) laptop tersebut setiap kali selesai menggunakannya? Padahal, untuk laptop, Anda juga memiliki opsi hibernate dan sleep. Apa itu hibernate dan sleep? Apa saja keuntungannya?

Laptop didisain agar kita bisa bekerja di mana saja. Dengan segala kelebihan dan keterbatasannya, sudah banyak orang yang menggunakan laptop untuk menunjang pekerjaannya. Salah satu keterbatasan laptop adalah, startup time dan shutdown time yang cukup memakan waktu.

Ambil sebuah contoh, pagi ini, sebelum berangkat ke kantor kliennya, Amir mempersiapkan presentasinya. Pada waktu dia menyalakan laptopnya, Windows membutuhkan waktu 3 menit untuk siap digunakan. Setelah selesai mengedit file presentasinya, Amir matikan kembali laptopnya, dan proses shutdownnya butuh 2 menit. Pada waktu presentasi, kliennya harus menunggu 3 menit karena Amir harus menyalakan laptopnya. Amir pun harus menjalankan beberapa utiliti/aplikasi sebelum mulai presentasi agar presentasinya berjalan mulus. Setelah selesai berpresentasi, Amir juga butuh waktu 2 menit untuk mematikan laptopnya.

Dua rutinitas tersebut selalu dilakukan oleh Amir setiap harinya. Apakah Anda juga mengalaminya?

Sleep dan Hibernate

Microsoft Windows sebenarnya menyediakan mekanisme yang lebih elegan untuk 2 rutinitas diatas. Bila Anda klik tombol Start pada toolbar, kemudian klik panah ke kanan di sebelah kanan menu Shutdown maka Anda akan melihat dua sub menu, yakni Sleep dan Hibernate.

Jangan Matikan Laptop Anda!
Jangan Matikan Laptop Anda!

Opsi Sleep adalah opsi untuk menghentikan berbagai aktifitas di sebuah laptop. Cara kerjanya sama persis dengan pada waktu Anda menekan tombol Pause di pemutar video/lagu. Semua kegiatan dihentikan dan semua dokumen/aplikasi yang aktif langsung disimpan ke memori. Anda kemudian bisa melipat laptop Anda untuk kemudian membawa laptop tersebut. Pada saat ini, laptop tetap menyala hanya saja aktifitasnya tidak banyak. Laptop tetap butuh tenaga baterai (walaupun sangat sedikit) agar isi memori tetap tersimpan. Untuk menyalakan laptop kembali, cukup buka laptop Anda, dan dalam beberapa detik (3 – 5 detik) laptop Anda akan siap digunakan.

Sedangkan opsi Hibernate akan menyimpan dokumen-dokumen dan aplikasi-aplikasi yang aktif ke hardisk dan kemudian mematikan komputer Anda. Dengan cara ini, Hibernate tidak membutuhkan tenaga baterai lagi. Anda kemudian bisa menutup laptop Anda. Waktu untuk hibernate ini sedikit lebih lama dibandingkan opsi Sleep karena laptop harus menyimpan isi memori ke hardisk. Untuk menyalakan kembali, Anda cukup membuka laptop, dan laptop akan meletakkan kembali dokumen/aplikasi yang disimpan sebelumnya di hardisk ke memori sehingga bisa langsung digunakan. Aplikasi/dokumen yang dibuka akan sama pada waktu Anda melakukan hibernate. Proses penyalaan kembali ini lebih lama dari proses sleep, tetapi masih jauh lebih cepat dibandingkan startup dan shutdown yang normal.

Opsi Sleep ideal dilakukan jika Anda hanya ingin break sebentar (maks 2 jam) dari pekerjaan. Sedangkan opsi Hibernate bisa dilakukan jika Anda ingin istirahat (12 – 24 jam) dari pekerjaan Anda.

Jika kita kembali ke kasus Amir diatas, maka sebaiknya Amir cukup mengaktifkan opsi Sleep sebelum berangkan ke kliennya. Dengan opsi ini, Amir bisa langsung membuka laptop dan dalam waktu 3 – 5 detik, sudah siap untuk presentasi. Semua persiapan dan setting aplikasi yang sudah disiapkan sebelumnya di kantor akan langsung aktif dalam waktu yang sangat singkat. Setelah selesai presentasi, dia juga cukup mengaktifkan kembali opsi Sleep untuk kemudian memperbaiki dokumen-dokumen yang ada di kantornya kembali. Setelah selesai bekerja dan ingin pulang ke rumah, dia bisa mengaktifkan opsi Hibernate sehingga ketika besok tanpa harus menunggu lama, Amir bisa langsung melanjutkan pekerjaan kemarin.

Pada waktu hari Jumat sore, Amir disarankan untuk menshutdown laptopnya sehingga laptop benar-benar dimatikan. Dengan cara ini, maka isi memori akan bersih kembali sehingga pada hari Senin pagi laptop bisa digunakan kembali dalam keadaan fresh.

Setelah mengetahui opsi Sleep dan Hibernate ini, apakah Anda masih akan sering menyalakan dan mematikan laptop Anda?

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *